Jumat, 16 November 2012
Obama Wajib Bela Israel
Do you like this story?
PENNSYLVANIA - Mantan bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) Rick Santorum menilai, serangan Israel ke Gaza menjadi ujian besar bagi Presiden Barack Obama yang memenangkan Pemilihan Presiden 2012. Obama pun dinilai wajib membela Israel.
"Kita harus mendukung mitra kita dalam mempertahankan dirinya. Israel melindungi dirinya sendiri dari serangan yang bertubi-tubi. Bayangkan saja bila Meksiko menembakkan roket ke El Paso dan Tucson. Kita tentunya sangat marah dan meminta mereka agar berhenti," ujar Santorum, seperti dikutipNewsmax, Jumat (16/11/2012).
"Ini merupakan ujian bagi presiden, karena AS selalu mendukung Israel. Pascapilpres, AS harus berdiri berdampingan dengan Israel," jelasnya.
"Saya berharap, Presiden Obama akan lulus dari tes ini. Namun bila kalian lihat catatan kerjanya selama empat tahun yang lalu, Obama menjadikan AS sebagai mitra yang lemah bagi Israel. Bahkan yang paling lemah dalam sejarah Gedung Putih," tegasnya.
Santorum mengklaim, kekerasan di Gaza sepenuhnya menjadi tanggung jawab kelompok Hamas yang tidak mau mengakui Israel. Santorum yakin, Hamas akan melakukan apapun yang bisa mereka lakukan guna menciptakan ketegangan di Gaza.
Ketika masih bertarung dalam kampanye primary, Santorum tampil sebagai bakal calon presiden yang anti-Palestina dan anti-Iran. Pria itu merupakan seorang konservatif yang memiliki cita-cita menghapuskan pornografi di Negeri Paman Sam.
Komentar-komentar Santorum mengenai Palestina juga mengundang kontroversi dan mengundang kecaman dari sejumlah pihak. Santorum sempat mengatakan bahwa, "tidak pernah ada tanah Palestina." Santorum juga pernah menyatakan keinginannya untuk membombardir Iran bila terpilih menjadi presiden. (AUL)
"Kita harus mendukung mitra kita dalam mempertahankan dirinya. Israel melindungi dirinya sendiri dari serangan yang bertubi-tubi. Bayangkan saja bila Meksiko menembakkan roket ke El Paso dan Tucson. Kita tentunya sangat marah dan meminta mereka agar berhenti," ujar Santorum, seperti dikutipNewsmax, Jumat (16/11/2012).
"Ini merupakan ujian bagi presiden, karena AS selalu mendukung Israel. Pascapilpres, AS harus berdiri berdampingan dengan Israel," jelasnya.
"Saya berharap, Presiden Obama akan lulus dari tes ini. Namun bila kalian lihat catatan kerjanya selama empat tahun yang lalu, Obama menjadikan AS sebagai mitra yang lemah bagi Israel. Bahkan yang paling lemah dalam sejarah Gedung Putih," tegasnya.
Santorum mengklaim, kekerasan di Gaza sepenuhnya menjadi tanggung jawab kelompok Hamas yang tidak mau mengakui Israel. Santorum yakin, Hamas akan melakukan apapun yang bisa mereka lakukan guna menciptakan ketegangan di Gaza.
Ketika masih bertarung dalam kampanye primary, Santorum tampil sebagai bakal calon presiden yang anti-Palestina dan anti-Iran. Pria itu merupakan seorang konservatif yang memiliki cita-cita menghapuskan pornografi di Negeri Paman Sam.
Komentar-komentar Santorum mengenai Palestina juga mengundang kontroversi dan mengundang kecaman dari sejumlah pihak. Santorum sempat mengatakan bahwa, "tidak pernah ada tanah Palestina." Santorum juga pernah menyatakan keinginannya untuk membombardir Iran bila terpilih menjadi presiden. (AUL)

This post was written by: Brenley Mars
Brenley is a professional blogger, web designer and front end web developer. Follow him on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “Obama Wajib Bela Israel”
Posting Komentar